FISIKA
ELASTISITAS
DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
(BUSUR
PANAH)
DINAS
PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA
SMA NEGERI
1 KEBUMEN
Jln. MayJend
Sutoyo no.7 Kebumen
2013/2014
CONTOH
BENDA YANG MENERAPKAN PRINSIP ELASTISTISITAS DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Busur Panah
Busur atau
panah atau busur panah dikategorikan sebagai sebuah senjata yang digunakan
untuk menembakkan anak panah, dibantu oleh kekuatan elastisitas dari panah itu sendiri. Biasanya senjata ini digunakan
untuk berburu dan pada masa lalu sebagai salah satu peralatan perang. Selain
itu panah juga digunakan sebagai alat utama dalam olahraga panahan.
Desain dari
panah dipengaruhi oleh kebudayaan dan masa dimana alat itu dibuat. Desain panah
yang paling umum yang digunakan oleh bangsa bangsa pada masa lampau adalah kayu
(biasanya digunakan oleh Bangsa Inggris Kuno) dan kombinasi kayu-tulang
(biasanya digunakan oleh Bangsa Asia Kuno). Pada masa sekarang, bahan untuk
membuat panah yang mendominasi adalah plastik, karbon, material sintetik atau
bahan campuran.
Orang yang
menggunakan busur panah disebut sebagai pemanah.
Konstruksi
Secara umum
busur terdiri atas limb yang melengkung, dengan tali busur terikat pada kedua
ujungnya. Saat tali busur ditarik ke belakang, limb akan melengkung lebih
dalam, mengubah energi gerak tarikan tali busur menjadi energi potensial pegas.
Busur modern (recurve) mempunyai satu bagian lagi yaitu riser yang berfungsi
sebagai pegangan dan tempat bersandar limb atau bagian-bagian lain seperti
stabilizer dan visir. Panjang, ketebalan, bentuk dan jenis material penyusun
limb memengaruhi energi potensial maksimum yang dapat disimpan - dinyatakan
sebagai draw weight dan diukur dalam pound/kilogram. Selain itu ukuran tubuh
(dalam hal ini panjang lengan) pemanah juga berperan menentukan seberapa besar
energi yang dihasilkan dari sebuah draw. Oleh karena itu seorang pemanah harus
memilih busur yang sesuai dengan tinggi tubuhnya untuk memperoleh hasil yang
optimum.
Recurve Bow
Recurve bow adalah perkembangan
termutakhir dari busur. Ini adalah jenis busur yang paling umum digunakan di
olahraga panahan saat ini. Desainnya terdiri dari tiga bagian
utama, riser - pegangan dan tempat aksesori lain dipasang, dan
sepasang limb yang merupakan sumber energi pegas busur. Ciri khas
dari busur ini adalah bagian ujungnya yang melengkung ke depan (menjauhi
pemanah) saat tidak ditarik atau dilepas talinya. Konstruksi seperti ini
memungkinkan draw weight yang lebih besar untuk panjang yang sama.
Sebagai kompensasinya, bahan penyusun limb memperolehtegangan/regangan lebih
besar daripada busur biasa (longbow).
Bagian-bagian recurve bow:
·
Riser -
pegangan dan tempat ditempelkannya limb dan aksesori lain.
·
Grip -
bagian tempat memegang busur.
·
Arrow rest -
tempat meletakkan anak panah, bisa terbuat dari bulu atau plastik.
·
Sight window -
bantuan visual untuk membidik.
·
Stabilizer - mengatur
keseimbangan busur sesuai keinginan pemanah dan menahan getaran saat menembak.
·
Sight -
visir, untuk memperoleh bidikan yang lebih akurat.
·
Limb -
menyimpan energi pegas busur. Pada busur yang lebih
modern, limb dapat dengan mudah dibongkar pasang untuk ditukar,
sementara busur produksi perajin lokal memberikan performa yang kurang bagus
jika sering dibongkar pasang.
·
String groove -
lekukan tempat tali busur dikaitkan.
·
Limb tip
·
String -
mentransfer energi dari tangan pemanah ke limb atau
dari limb ke anak panah. Terbuat dari material sintetis seperti
Kevlar.
·
Center serving
·
Nock point -
tempat anak panah diletakkan, biasanya ditandai dengan lilitan benang di
atas serving.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar